Ada beberapa benda antik yang bertuah/khodam dan ada yang tidak. Disini saya memiliki
beberapa benda yang memang koleksi pribadi dan sudah jelas ada khodamnya.
Seperti yang sudah diketahui umumnya orang mendapatkan benda tersebut turun temurun
dari leluhurnya atau boleh penarikan bahkan ada karena pemberian yang ghaib. Saya memiliki
benda-benda antik ini pemberian yang ghaib (bukan penarikan) diantaranya :
- Mustika Air (diberi oleh Ibu Ratu Galuh)
- Batu Pirus (diberi oleh Nyimas Rara Santang)
- Keris Combong (diberi Eyang Prabu Siliwangi)
- Batara Karang (diberi Eyang Syeh Mbah Gelung Sakti)
- Batu Pecah Seribu/Tumbal Sewu ( diberi Prabu Kian Santang)
Sedangkan pemberian dari leluhur adalah :
- Tongkat Dua Kepala Naga (Naga Antaboga & Naga Percona) di badan tongkat ada huruf hanacaraka (maaf saya belum menerjemahkan arti dari tulisan tersebut).
- Al Qur'an Kecil/Stambul (Peninggalan Prabu Kiansantang)
- Keris Cungpet
- Dll
Ada uang kuno yang diberikan oleh yang ghaib krn saya sudah coba cari di internet uang tersebut
tidak dimiliki oleh kolektor ataupun penjual uang kuno. Untuk uang kuno tersebut saya hanya memiliki
satu buah. Sedangkan uang kuno yang lain bukan milik saya akan tetapi kepunyaan suami dan ibu saya.
Disini akan saya tampilkan foto/gambar dari semua benda-benda tersebut. Namun sebelumnya saya
ingin jelaskan kenapa saya bisa memiliki semua benda tersebut hanya karena amanah untuk menjaga
benda-benda yang mengandung unsur sejarah terutama yang saya miliki hampir kebanyakan peninggalan
Kerajaan Pajajaran yang dalam sejarah menyatakan Kerajaan Pajajaran itu menghilang sebenarnya tidak
menghilang sebab atas Kehendak Yang Maha Kuasa Kerajaan tersebut di tutupi oleh tabir dan hanya bisa
dibuka oleh doa yang hanya dimiliki oleh Penerus dari Kerajaan Pajajaran. Bukan ilmu meraga sukma seperti
yang dipelajari banyak orang. Lalu kenapa Kerajaan Pajajaran tidak muncul karena ada beberapa hal yang
dipertimbangkan antara lain kisruhnya pemerintah negara kita dan keserakahan manusia yang bisa menghancurkan kerajaan itu nantinya. Sebab di bilang banyak harta karun Kerajaan Pajajaran seperti yang dibicarakan banyak orang memang benar dan bukan hanya sebuah kisah belaka. Pasti semua akan bilang kisah saya ini tidak benar namun saya sudah alami sendiri bukan meraga sukma, saya masuk ke Kerajaan Nyimas Ratu Dewi Roro Kidul bersama raga saya bukan hanya rohnya saja. Sedangkan Kerajaan Pajajaran letaknya tidak sama dengan Kerajaan Samudera Pantai Selatan saya tahu berada dimana namun karena kesibukan saya masih belum sempat datang memenuhi undangan Eyang Prabu meski pada malam Selasa Kliwon di bulan November 2011 saya sudah di jemput oleh utusan Eyang Prabu. Sehingga saya baru akan fokus memenuhi undangan beliau awal tahun 2012. Ini hanya secuil kisah yang memupuskan dugaan orang
selama ini bahwa Kerajaan Pajajaran Hilang jika Allah SWT berkehendak siapapun tidak bisa menghalangi.
Banyak orang bilang Nyi Mas Ratu Dewi Roro Kidul itu sebangsa Jin ini pun salah beliau adalah manusia yang diberi kelebihan oleh Allah SWT menjadi orang yang sakti dan berumur panjang bukankah para nabi juga ada yang umurnya hingga ratusan tahun. Semua tergantung dari ketaqwaan dan kepatuhan kita pada Sang Khalik jika kita mencintainya melebihi apapun sudah pasti Allah SWT akan mengabulkan setiap keinginan kita. Yakinlah Kita ada karena leluhur atas kehendak dan ridhonya Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar